8 orang Stovians yang terkenal itu. Duduk dari ki-ka, Goenawan Mangoenkoesoemo, Latoemeten, Mohamad Arsjad, Angka Diprodjosoedirdjo. Berdiri dari ki-ka, Mohamad Saleh, Soesilo, Soetomo dan Goembrek.
Soepardjo Rustam (lahir di Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah, 12 Agustus 1926 – meninggal 11 April 1993 pada umur 66 tahun) adalah Menteri Dalam Negeri Indonesia periode 1983-1988. Posisi lainnya yang pernah dijabat antara lain adalah Duta Besar RI untuk Malaysia (1972-1974) dan Gubernur Jawa Tengah (1974-1982). Pendidikan HIS MULO SMP, Purwokerto Pendidikan Perwira Peta Sekolah Infantri, Fort Benning, Amerika Serikat Kursus Atase Militer, Jakarta Seskoad, Bandung Karier Daidancho Peta, Banyumas (1944-1945) Ajudan Panglima Besar Jenderal Sudirman (1946-1950) Sekretaris Atase Militer RI di Negeri Belanda (1952) Perwira Staf MBAD (1953-1955) Komandan Sekolah Infanteri, Curup, Sumatera Selatan (1956- 1957) Perwira Staf MBAD (1958) Atase Militer RI di Kuala Lumpur (1959-1962) Deputi Asisten VI Menteri Panglima Angkatan Darat (1963-1966) Direktur Urusan Asia & Pasifik Departemen Luar Negeri (1967) Duta Besar RI di Yugoslavia (1971) Duta Besar RI di Malaysia (1972) Gubernur Jawa Tengah (1...
Prof. Dr. Fuad Hassan (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 26 Juni 1929 – meninggal di Jakarta, 7 Desember 2007 pada umur 78 tahun) adalah tokoh pendidikan Indonesia. Jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pernah dipegangnya pada masa pemerintahan Presiden Soeharto (1985 - 1993). Setelah berhenti sebagai Mendikbud, beliau diangkat menjadi anggota DPA. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai duta besar RI untuk Mesir dan anggota MPR. Fuad Hassan adalah guru besar di bidang psikologi (psikologi pendidikan) pada Universitas Indonesia. Selain sebagai guru besar di bidang psikologi, Fuad Hasan pernah menjadi dekan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Pada masa mudanya ia aktif dalam kegiatan kepanduan. Bidang seni juga ditekuninya. Ia dikenal mampu bermain biola dan berkuda dengan baik dan juga terampil melukis. Orang mengenalnya sebagai seorang perokok berat. Walaupun berhenti merokok pada tahun 2002, Fuad Hassan wafat pada usia 78 tahun akibat menderita komplikasi penyaki...
Jenderal TNI (Purn) R. Hartono (lahir di Pamekasan, Madura, pada tahun 1941) adalah seorang purnawirawan Jenderal dari corps Kavaleri yang bersama-sama Tutut membentuk partai politik bernama Partai Karya Peduli Bangsa. Yang bersangkutan memperoleh pangkat tertinggi di TNI Angkatan Darat yaitu jenderal bintang empat dengan Jabatan tertinggi pula sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Beliau merupakan satu-satunya perwira tinggi dari corps Kavaleri yang mendapatkan pangkat jenderal penuh (bintang empat). Kariernya di corps BARET HITAM sebagai Danton hingga Wadanpussenkav. Juga pernah bertugas sebagai Dandim di Jatim, Pangdam V/Brawijaya, hingga Kassospol ABRI. Ucapan yang terkenal dari R. Hartono sewaktu pemilihan umum pada tahun 2004 adalah "bersedia menjadi antek Soeharto". Nama R. Hartono bersama Tutut disebut-sebut oleh harian Inggris The Guardian sebagai salah seorang pejabat militer Indonesia yang menerima uang pelicin sebesar Rp. 281 miliar untuk pembelian 100 Tank Sco...
Komentar
Posting Komentar